Friday, 28 May 2010

Jumat Seru

Tadi sore kira-kira jam 4 sore, saya dan adik saya mau ngambil hadiah di Cosmic Buah Batu. Begitu nyampe, ada kru 99ers di depan Cosmic. Trus saya ama adik saya di todong buat ikut kuis Castrol. Waaw.. lumayan juga bisa dapet oli gratis nih.

Oke, lanjut dulu ke misi utama, ngambil hadiah dari Cosmic. Hadiahnya saya dapet gara-gara ikutan kuis di twitternya infobdg. Harusnya sih hadiah diambil hari Minggu kemaren, cuma di pending jadi hari Jumat dengan alasan list pemenang belum ada dan pas minggu lalu gw minta hadiah, si mba penjaga Cosmicnya juga kebingungan sendiri, dia kaga ngarti kalo Cosmic bikin kuis.

Udah beres, saya keluar dan langsung di daftarin buat ikutan Castrol 99ers. Ternyata tantangannya adalah harus bikin yel-yel tentang Castrol. Dan langsung lah saya dan adik saya mikir sesingkat-singkatnya buat bikin yel-yel. Dan akhirnya saya bikin versi pom-pom (give me C give A,, yeah somehing like that) dan adik saya bikin versi Boy Friends-nya Avril. Dan akhirnya kita semua dapet hadiah Castrol.

Benar-benar liburan yang menyenangkan. Motor-motoran sore-sore, tantangan seru, suara saya eksis kembali di udara, ketemu orang-orang 99ers yang seru (heeeyy yang cewe siapa namanya? Imut sekali!!), 3 GoodyBag gratisan. Seruuu!! Sang 'Jurig Kuis' eksis kembali ;)

Sunday, 23 May 2010

Serpihan Terakhir Dina Risa <> Homogenic

Tulisan ini saya buat bukan untuk menceritakan Homogenic atau membangkitkan duka lama, tapi untuk mengenang kembali kebersamaan Dina-Risa, para seniman idola saya dari Bandung.


Saya memang penggemar Homogenic. Apa pun yang berhubungan dengan mereka pasti sebisa mungkin saya dokumentasikan. Malam ini saya menemukan kembali sebuah rekaman digital di tahun 2006 (jadul pisan) dokumentasi Dina dan Risa mewakili Homogenic untuk interview di sebuah stasion radio. Saat itu mereka mempromosikan konser launching album Homogenic yang ke dua. Selain talk show, mereka pun perform dan membawakan beberapa lagu dari album ke dua mereka dalam versi akustik. Dina memainkan keyboard dan Risa mengisi vokalnya. Tentunya, lagu-lagu itu akan saya sharing disini. Untuk savior atau siapapun yang kebetulan membaca, boleh diunduh :)
dinarisa Untuk mu dunia ku preview

Dari semua lagu yang mereka bawakan malam itu, lagu Lirih benar-benar terasa mendalam dan lebih "mengerikan" di versi akustik ini dan saya sangat menyukainya.
Saya menyebut dokumentasi digital ini "Serpihan Terakhir Dina Risa". Terasa berlebihan, tapi kapan lagi saya bisa mendengar mereka duet? Mungkin suatu hari mereka akan membuat kejutan dengan berduet kembali (#ngarep -_-'). Semoga.

Artikel Terkait :

Tuesday, 18 May 2010

Bulan Sibuk!!

Bulan April kemarin dan bulan Mei ini adalah bulan tersibuk dan terberat yang harus dijalani oleh saya. Pekerjaan saya sebulan kemarin benar-benar menguras tenaga dan pikiran. Itulah sebabnya beberapa hari terakhir ini saya tidak mengupdate blog saya tercinta ini. Capek, malas, tidak ada ide. Tapi pasti akan saya update lagi, pasti!

Saturday, 24 April 2010

Efek Setelah Nonton Film Taiyou no Uta

Setelah nonton filmnya Yui yang judulnya Taiyou no Uta, saya jadi pengen :

  • Punya kamar dilantai 2 atau 3, biar bisa ngecengin orang-orang dari kamar lewat jendela

  • Jalan-jalan tengah malam sendirian, bebas, menikmati suasana malam hari dengan damai

  • Ngamen pinggir jalan. Berhubung saya ga bisa maen gitar, saya ngamennya pakai suling recorder saja. Jangan lupa, ngamennya pakai lilin sebagai hiasan

  • Ngejar cewe yang saya incer, memperkenalkan diri, dan menembaknya saat itu juga!

  • Bikin album rekaman, walaupun suara saya ancur minaahhh,,,

  • Kalau ada pesta kostum, saya mau pake baju anti mataharinya Yui


***

Monday, 19 April 2010

Album Homogenic - Let a Thousand Flowers Bloom

Homogenic akhirnya benar-benar merilis album terbaru mereka Let a Thousand Flowers Bloom pada 17 April 2010 bertepatan dengan konser mereka. Lumayan lama juga periode album ke-2 sampai album ke-3 ini sekitar 4 tahun. Album ini sebenarnya sudah ramai digembar-gemborkan sejak tahun 2009. Saya fikir album ini akan rilis setelah munculnya film cin(t)a, karena beberapa lagu dari album ini dijadikan musik latar film tersebut. Ternyata mendekati akhir tahun 2009 album ini tidak kunjung rilis. Yah.. entahlah ada apa yang penting albumnya sekarang sudah dipasarkan.


Di album barunya ini, Homogenic sekarang terasa berbeda karena suara vokalisnya sekarang adalah Amandia Syachridar. Suara Amandia sangat amat jelas berbeda sekali dengan Risa Saraswati. Untuk yang sangat fanatik dengan suara Risa, bersiap-siap saja harus menyesuaikan kembali kuping-kupingnya untuk benar-benar menikmati rasa baru dari Homogenic. Kesan pertama saya ketika mendengarkan lagu-lagu di album ini adalah
Asa lain homogenic, euy!

Bukan sepenuhnya karena Amandia, jika sekarang Homogenic terasa berbeda. Musik Homogenic pun semakin canggih. Musik yang sekarang terasa semakin rumit, banyak bebunyian unik dan suara-suara drum asli tidak sesintesis dahulu. Saya tidak akan membahas perbedaan apakah itu dari alat, synth, software reason, dll. Buta huruf saya kalau masalah perangkat teknis musik mereka. Yang pasti, telinga saya merasakan, musik mereka sekarang menjadi lebih rumit dan penuh eksperimen tidak seperti dua album terdahulu.

Dalam album terbaru ini terdapat 12 lagu dan 2 hidden track (I'll be yours dan Dear Lullaby), lumayan banyak juga ya? Kalau saya tidak salah, I'll Be Yours itu dinyanyikan oleh Dina Dellyana seorang diri, benarkah itu?
Banyak sekali lagu-lagu yang ear catchy di album ini. Semua lagunya enak. Sekarang lagu-lagunya lebih ceria, beat-beatnya keras, lagu mellow-nya sedikit. Coba flash back ke album Echoes of Universe, lagu-lagu sendu seperti lirih, confession of emptyness dan unfolding sympathy tidak akan kita temui di album ini. Bukan berarti tidak ada lagu slow di album ini, ada beberapa lagu-lagu down tempo seperti Seringan Awan, Senja Berganti, Dear Lullaby, Is it love dan Am I...

Album ini memang album yang paling ceria diantara 2 album sebelumnya. Banyak lagu-lagu uplifting seperti Radio, Sampai Jumpa, Destiny dan Happy Without You. Lagu Surrealism begitu upbeat mengingatkan kita pada lagu Solaris. Dua lagu favorit saya di album ini adalah Something I Can't Hide sangat berisik dan sangat-sangat... entah lah saya suka sekali lagu ini. Yang ke-2 adalah lagu Weeping Mother Earth, saya suka liriknya dan musiknya membuat kepala saya fresh entah kenapa, mungkin karena bernuansa air. Bernuansa air? Dengarkan saja sendiri.

Album Let a Thousand Flowers Bloom ini benar-benar tidak mengecewakan. Saya suka semua lagunya. Good job Dina, Dea, Amandia. Terima kasih untuk karyanya. Semoga Homogenic tetap solid.

Saturday, 10 April 2010

Aplikasi MoBlog Untuk Windows Mobile

Postingan saya kali ini saya buat dengan menggunakan aplikasi moBlog. Kalau aplikasi ini berjalan dengan benar, harusnya tulisan saya ini terkirim dan muncul di blog.

Selanjutnya saya akan berkicau apa lagi ya? Heu.. bingung sendiri. Mm.. selama saya mengetik postingan ini, aplikasi windows media player mobile saya nyalakan. Ada 3 lagu yang menemani saya selama membuat artikel ini, Owl City - Cave In, David Archuleta - You Can dan Geri Halliwell - Lift Me Up.

Thursday, 8 April 2010

Sky 90.50fm Saturday Genggong Show

Saturday Genggong Show adalah salah satu radio show favorit saya dari 90.50 Sky FM Bandung. Saya mendengarkan acara ini tahun 2008. Saya kurang tahu kapan acara ini mulai on air di radio Sky 90.50 fm. Acaranya dimulai jam 10 malam sampai 12 malam setiap malam minggu. Nah.. malam minggu saya yang saat itu sedang jomblo benar-benar membosankan jadi tidak membosankan sejak ada acara ini.

Dengan tag line "Being single it doesn't mean you cannot do anything on saturday night", acara ini memang dikhususkan untuk pendengar yang sedang tidak ada kegiatan bermalam minggu dan jomblo. Seperti biasa, acaranya akan diisi oleh topik sharing, requset lagu, kuis dan obrolan ringan. Tapi, satu hal yang spesial dari acara ini adalah kehadiran seorang Putri Malu M (entah kenapa namanya begitu, saya pun bingung). Si Putri ini biasanya akan muncul setelah berkumandangnya sebuah musik yang sangat ganjil dan kegilaan 3 penyiar ini akan segera dimulai.

Tidak bisa dipungkiri bahwa kehadiran Putri Malu M di acara ini benar-benar menjadi kekuatan bagi acara ini. Tugas utama Si Putri Malu M ini adalah membawakan bersisik (berita basi ga asik), ilmu pengetahuan umum, tips kurang berguna, tebak-tebakan, dan menjadi objek penderita bagi Ginna dan Rahmathya. Cara si Putri M membawakan tugasnya memang sangat berbeda. Dia memakai suara serak-serak basah yang menggoda kaum adam dan sangat dan unik. Dia sangat konyol dan sukses membuat saya menunggu kehadiran si Putri Malu M setiap minggunya.

Sayang sekali acara favorit saya ini harus berakhir dari Sky 90.50fm. Cuplikan Saturday Night Genggong Show yang sempat saya abadikan dalam bentuk mp3 bisa anda dengarkan. Anda bisa mendengarkan kegilaan mereka kala itu serta mendengar suara putri Malu-Malu M yang sangat menggoda. Semoga bisa memberikan keceriaan kembali untuk anda yang pernah menyukai acara ini.